Berita

Perda No.5/2013 Mampu Tekan HIV/AIDS di Merauke

Merauke, Jubi - Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS, maka penyakit tersebut dapat ditekan di Kabupaten Merauke. Dari tahun berganti tahun, terus mengalami penurunan. Kini Merauke menempati ranking V, padahal beberapa tahun sebelum pada posisi ranking I dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Merauke, Tuban Sriyono kepada wartawan Kamis (23/6/2016). Dikatakan, penurunan itu juga karena keberhasilan semua pihak yang getol melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, terkait dampak dari penyakit mematikan itu.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, untuk kasus HIV/AIDS di Merauke didominasi kalangan ibu rumah tangga yakni sekitar 17,8 persen. Menyusul lagi pekerja seks komersial (PSK) 13 persen, petani 11,6 persen, swasta 9,8 persen, ASN 7 persen, buruh 5,2 persen, TNI/Polri 2,4 persen dan pelajar 3,8 persen.

Tuban kembali menjelaskan, akan dibentuk Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (kompas) untuk tingkat sekolah, pemerintah, perusahaan swasta, organisasi maupun komunitas-komunitas. Kami juga terus mengampanyekan kondom di sejumlah tempat. Itu dilakukan karena jauh lebih efektif dan tak memberikan resiko besar ketika berhubungan badan dengan lawan jenis, tuturnya.

Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Inge Silvia mengaku, meskipun sejumlah ibu rumah tangga terjangkit HIV/AIDS, namun jika mengkonsumsi obat secara rutin dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di rumah sakit, anak yang dilahirkan, dapat dipastikan tak terjangkit penyakit dimaksud.

Ya, kuncinya kembali kepada penderita. Apakah rutin tiap bulan melakukan kontrol dan minum obat atau tidak. Kami selalu mengingatkan para ibu hamil agar harus rutin kontrol. Sehingga pada saat melahirkan, anaknya tak ikut terjangkit,ujarnya. (*)

See more at : This is a link